Pages

Featured Posts

Minggu, 08 Desember 2013

EMPAT TAHUN SILAM

081209 – 081213, 4 tahun sudah dan aku masih ingat hari itu!

Apa kabarmu di sana? Semoga Ayah tenang di sisi-Nya.

Maaf, aku masih sering menitikkan air mata ketika mengenangmu, anak bungsumu ini belum bisa melaksanakan nasehat yang selalu kau sampaikan “laa tahzan”.

Ayah, 4 tahun telah kulewati tanpa kehadiranmu di sisiku, samar-samar kenangan bersamamu masih membekas di setiap sudut memoriku. Aku takut kenangan itu terhapus pelan-pelan seiring berlalunya waktu, namun perih rasanya ketika kenangan itu membuncah di dada dan aku pun terkadang tidak bisa menerima kenyataan bahwa kau dan aku takkan bisa membuat kenangan lagi.
miss U, dad

Ayah, banyak cerita yang ingin kusampaikan padamu, banyak hal yang ingin kutanyakan padamu, banyak persoalan yang ingin kuadukan padamu, tapi, aku hanya bisa menyimpannya dalam hati dan membiarkannya menumpuk di sana hingga mengganjal hati dan pikiranku,  kemudian larut pada perasaan.

Ayah, kau tidak membiarkanku sendiri setelah kepergianmu. Terima kasih karena meninggalkanku di tengah-tengah saudara-saudari yang menyayangiku, meninggalkanku di sisi ibu yang perkasa, dia bahkan lebih kuat dariku menerima kepergianmu. Terima kasih, karena didikanmu mereka menjagaku dengan baik, karena petuahmu mereka tidak melalaikanku. Terima kasih, karena telah menjadi putrimu.

Maaf, masih banyak nasehatmu yang aku abaikan, masih banyak keinginan dan harapanmu yang belum kuwujudkan. Maaf, dulu aku tidak menghargai saat-saat bersamamu, kini aku menyadari betapa berharganya masa-masa itu.

Ayah, walaupun kau tidak di sisiku, tapi kau di hatiku, darahmu mengalir dalam tubuhku, kau selalu hidup dalam diriku.

###Angin! Sampaikan salam rinduku pada Ayah, *Alfatihah*

Sabtu, 08 Desember 2012

TIGA TAHUN SILAM

*081209*_ Mengenang Tiga Tahun Kepergian Ayahq "miss U dad"

Aku takkan mengatakan kau telah tiada
Karena kau selalu di hatiku
Darahmu mengalir dalam tubuhku
Menyatu dalam setiap langkah hidupku

Aku takkan mengatakan kau telah pergi
Karena kuyakin bukan jarak yang membuatmu tak di sisiku
Tapi waktu yang memisahkan kita tuk sementara
Menanti pertemuan yang abadi

Aku mengatakan takkan menangisimu lagi
Karena kuyakin kau damai di sana
Tapi aku masih mengingkari yang kuucapkan
Karena rindu yang tak kunjung padam dalam diriku

###Angin! Titip salam rindu buat ayah dari anak bungsunya.

miss U, dad

Kamis, 08 Desember 2011

KISAH 2 TAHUN LALU

*Untuk Mengenang Kepergian Ayahq "miss U dad"*
 
miss U dad
Kisah 2 tahun lalu masih membekas di hatiku dan tak pernah terhapus oleh waktu. Serpihan-serpihan masa  itu belum hilang, kadang membara atau malah berurai air mata ketika mengenangnya. Semuanya begitu tiba-tiba, tanpa peringatan ataupun pertanda yang bisa sedikit menyiapkan hati untuk menerima kenyataan yang tak mampu dihindari. Hanya kata andai yang bisa kuucapkan ketika aku benar-benar telah dihadapkan pada mimpi buruk yang kadang muncul di pikiranku. Andai dia masih hidup!?

08 Desember 2009, pagi yg cerah!

Aku dan kakakku mempersiapkan diri menyambut hari selasa yang penuh dengan jadwal kuliah masing-masing. Matahari belum tampak pagi itu kecuali sinarnya yang menyelinap di antara awan yang melayang perlahan terhembus angin. Aku melanjutkan tugas mid-semester yang semalam belum selesai padahal deadline-nya hari itu juga. Tiada yang aneh, semua aktivitas masih lancar seperti biasanya termasuk ponsel kakakku yang melantungkan nada dering yang memekakkan telingaku.

“Halo,,, siapa,,,,qmu Nur?,,, owh,,,, iya ,,,, qmi akan pulang,,, tidak akan pakai motor,,,,,,,,,,,.”

Aku diam mendengar percakapan singkat itu, aku tahu maksudnya tapi aku memilih berdiri dan tetap diam melihat kakakku menelpon beberapa orang keluarga kami. Tidak ada yang kurasakan saat itu,  tidak ada yang penting untuk kuekspresikan terhadap situasi ini, aku seakan mati rasa dan hatiku sepertinya membeku untuk memberikan respon.

“Kemasi beberapa bajumu, qT pulang, bapak sudah tidak ada.”

Masih diam, aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, aku belum menangis meskipun telah melihat kakakku menguraikan air mata. Di mana rasa ibaku? Kenapa aku tak merasakan apa pun bahkan untuk menitikkan air mata untuk ayahku? Semuanya seakan masih mimpi bagiku, aq belum percaya bahwa kini aku kehilangan sosok ayah.

Aku mengemasi tugas mid-ku kemudian menitipkannya kepada teman seruanganku. Di sinilah aku mulai sadar ketika dia bertanya kenapa aku tidak ke kampus, aku berusaha tersenyum dan menjawab ayahku meninggal. Yeah,,, aku menitikkan air mata yang pertama kali atas kepergiannya ketika aku mengatakan dengan bibirku sendiri bahwa ayahku telah tiada.

******

Bendera putih berkibar melambai-lambai menyambutku di depan rumah, orang-orang yang berkerumun memperhatikan kedatangan kami, saat itu rasanya semua mata tertuju pada kami. Aku mengikuti kakakku dari belakang yang menyalami beberapa orang yang melayat. Perlahan-lahan aku menaiki tangga dan masih berharap aku segera terbangun dan mimpi buruk yang kujalani akan pudar dari penglihatanku. Namun, kini retinaku menangkap sesosok tubuh terbaring kaku tertutup sarung di tengah-tengah orang yang menangisi kepergiannya. Aku memeluk ponakanku yang tiba-tiba datang menghampiriku sambil menyebut namaku. Pipiku panas tapi air mata tak mengalir sama sekali. Aku berdiri menyaksikan kakakku memeluk tubuh tak bernyawa itu, sekali lagi kupeluk ponakanku dan kukatakan `uwang bapaknya` sedang tidur. Aku kemudian duduk di samping ayahku, kusentuh tangannya yang sedang terlipat dibalik sarung yang menutupinya. Dia sama sekali tak bergerak, hatiku serasa menjerit ketika tak medapat respon darinya, kepeluk dia seerat-eratnya namun tetap diam. Ya Tuhan, Engkau  benar-benar telah  mengambil dia dari sisiku. Ya Tuhan, aku sangat takut ditinggal mati orang yang kusayangi dan kini Engkau membiarkan aku merasakannya. Ya Tuhan, Engkau benar-benar tega memisahkanku darinya, tidakkah Engkau merasa iba melihatku yang tercabik-cabik karena ditinggalkan. Ya Allah, maafkan aku karena tidak ikhlas membiarkannya pergi, tempatkanlah ayahku di sisi-Mu sebagai salah satu hamba-Mu yang mulia.

Kutatap wajah pucatnya yang seakan tanpa beban, kupeluk dia sekali lagi sebelum dimandikan, kucium dahinya lalu kubisikkan permintaan maafku atas kekuranganku menjadi anak yang belum bisa dibanggakannya, atas segala kesalahanku, dan kubisikkan juga terima kasihku  atas semua pengorbanannya untukku yang belum dan tak mungkin kubalas.

Ada satu orang lagi yang ingin kupeluk, kulihat dia duduk di kerumunan tamu yang datang. Nafasku kutarik dalam-dalam ketika melihat wajah tua ibuku, kutatap matanya yang berkaca-kaca. Dia memang sosok ibu yang sangat tegar, sosok ibu yang akan selalu kubanggakan, sampai detik itu aku yakin dia tidak membuang setetes air matanya untuk ayahku tapi kutemukan pandangan matanya yang hampa lagi kosong. Kudekati dia lalu kudekap erat, “de`ni gaga bapakmu, nak “, bisikannya lemah terdengar diantara isak tangisku.

******

Kulihat tandu itu dibawa pergi meninggalkan rumahku. Bukan, bukan tandu saja, tapi ayahku. Dia dibawa pergi dan aku tidak akan pernah melihat dia kembali, aku tidak akan pernah melihat senyumnya lagi, tidak akan pernah mendengar dia marah, dan sangat menyakitkan aku tidak akan pernah mendengar dia memanggilku `nak`. Aku teringat kata-katanya ketika menasehatiku “Nak, jika aku dan ettamu (ibuq) telah tiada tidak akan ada lagi yang melindungimu, mintalah perlindungan pada Allah, tidak akan ada lagi yang memperdulikanmu bahkan saudara-saudaramu, kamu akan sendiri dan kesepian mengarungi dunia maka jagalah dirimu baik-baik.”

Aku mengikuti ayahku dari belakang karena aku tidak ingin kehilangan dirinya, aku terus menatap tandu itu sampai dia terbaring di sisi liang lahatnya. Kuliat lubang itu dengan hampa. Di sanakah ayahku akan terbaring kaku? Dia akan kesepian di sana, dia akan terjepit oleh tanah, dia akan berada dalam gelapnya bawah tanah (Ya Allah, lapangkanlah kuburan ayahku, jnganlh Engkau biarkan dia kesepian, terangilah kuburannya dengan cahaya_Mu yang paling terang). Aku berdiri di sisi lahatnya melihat dia perlahan-lahan memasuki tempat peristirahatanya yang terakhir (Ya Allah, tempatkanlah ayahku di surga-Mu). Aku berusaha untuk merelakan kepergiannya ketika untuk yang terakhir kalinya aku melihat tubuhnya yang terbungkus kain kapan menghadap ke barat dan pandanganku pada ayahku tiba-tiba dihalangi papan. Lubang tempat ayahku bersemayam tuk selama-lamanya ditimbuni perlahan-lahan, terus dan terus ditimbuni hingga tanah di atas tubuh ayahku menjadi gundukan.

Aku menatap gundukan tanah itu kemudian memejamkan mata. Kutetapkan dalam hatiku agar bersiap-siap menghadapi dunia tanpa dia namun aku menitikkan air mata bahwa dia takkan pernah ada lagi untukku. Kulangkahkan kakiku pergi bersama yang lainnya, kubiarkan ayahku terbaring sendirian di sana.
(Satu hal yang aku sesali kenapa aku menunda menelpon dia malam itu, setidaknya aku mungkin masih bisa mendengar suaranya untuk yang terakhir kalinya).

I MISS U, DAD
(RABBIGFIRLII WAALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA RABBAYAANI SHAGIIRAA)
  
Nb: Thanks to all my friends specially PBI 1-2 (07) who came to my home at that day.


Senin, 10 Oktober 2011

Top Universities ^_^


UNIVERSITY RANKINGS

The Times Higher Education University Rankings mengumunkan 400 universitas terbaik di dunia tahun 2011-2012. Dalam menentukan peringkat universitas, The Times Higher Education University Rankings menggunakan 13 kriteria yang  menjadi landasan mereka dalam pemilihan ranking tersebut, 13 unsur ini kemudian dijadikan 5 kategori utama:
Teaching — the learning environment
Research — volume, income and reputation
Citations — research influence
Industry income — innovation
International outlook — staff, students and research

Inilah 10 Top Universities 2011-2012 versi Times Higher Education
 









Sabtu, 01 Oktober 2011

Dunia Maya

Facebook Susupkan Bug Pelacak di Komputer Pengguna
 
Facebook hari Rabu (28/9) meminta maaf kepada para penggunanya, karena telah menyusupkan bug pelacak yang dapat memonitor penggunaan internet pelanggannya, meskipun mereka tidak mengakses situs jejaring sosial itu.

Faceebok mengaku bahwa mereka mengamati penggunaan komputer 750 juta pelanggannya. Namun, pihak pengelola mengatakan hal itu dilakukan tanpa sengaja.

Sebuah program piranti lunak secara otomatis terpasang saat seorang pengguna mengakses akun Facebook-nya. Dengan software itu, data berisi rekam jejak akses komputer penguna akan terus terkirim ke database Facebook, meskipun mereka sudah keluar dari akunnya di situs jejaring sosial itu.

Data yang didapat Facebook bisa bernilai milyaran dolar, yang digunakan untuk pemasangan iklan tertentu terhadap target atau pengguna tertentu.

"Kecurangan" Facebook itu terungka oleh Nik Cubrilovic, blogger teknologi asal Australia, setelah melakukan analisa selama satu tahun atas file cookies Facebook.

Saat seorang pengguna masuk ke Facebook, software akan meletakkan cookies ke dalam komputer pengguna, yang kemudian memonitor situs-situs yang dikunjungi oleh komputer tersebut.

Cubrilovic mengatakan bahwa ia telah memberitahu Facebook tentang masalah itu setahun lalu, tapi ia tidak mendapat tanggapan dari perusahaan raksasa tersebut hingga akhirnya kabar itu tersebar luas di internet.

Hari Rabu (28/9), Facebook mengaku telah memperbaiki cookies tersebut, dan software yang dimaksud tidak akan lagi memantau situs-situs lain yang dikunjungi oleh komputer pengguna.

Tahun ini, Facebook menghentikan praktek pengumpulan data browser dari pengguna yang tidak pernah mengakses situsnya, setelah praktek curang itu tertungkap oleh seorang peneliti Belanda. Para pengguna juga mengeluhkan mengenai aturan privasi yang kurang baik di situs jejaring sosial paling populer sejagat itu.*

Sumber: Hidayatullah.com

Rabu, 21 September 2011

Love These Songs ^_^








Kenali Penyakit Anda Melalui Perasaan


      Berbagai jenis perasaan manusia tidak hanya ditentukan oleh faktor kejiwaan, sebab kondisi fisik juga bisa mempengaruhinya. Beberapa jenis penyakithttp://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=986&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a9f2d374 kronis bisa membuat seseorang lebih sering mengalami perasaan tertentu sepanjang waktu.
      Ilmu pengobatan China mengenal 6 emosi atau perasaan yang dialami oleh manusia. Jika salah satunya muncul sepanjang waktu dan lebih dominan dibandingkan perasaan lain, maka kemungkinannya perasaan itu menandakan adanya penyakit dalam tubuh seseorang. Perasaan-perasaan yang menandakan adanya penyakithttp://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=986&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a9f2d374 adalah sebagai berikut:

1.   Kegirangan
Meski biasanya perasaan bahagia menunjukkan kondisi jiwa yang sehat, kegembiraan yang berlebihan atau euforia justru menunjukkan kondisi fisik dan mental yang tidak sehat. Seseorang yang selalu tampak girang sepanjang waktu berisiko mengalami gangguan jantung atau paling tidak yang lebih masuk akal adalah gangguan mental.

2.   Gelisah
menurut ilmu pengobatan China, rasa panik dan gelisah yang muncul sepanjang waktu juga berhubungan dengan kesehatan jantung. Terlebih jika kegelisahan itu disertai gejala-gejala seperti palpilasi atau jantung berdebar dan berkeringat dingin.

3.   Khawatir
Seseorang yang selalu merasa khawatir kemungkinan punya masalah dengan kelenjar limpa yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Gejala lain yang menyertai biasanya adalah nafsu makan berkurang, anggota badan terasa lemah, perut kembung dan menstruasi tidak teratur.

4.   Sedih
Masalah pada sistem pernapasan terutama paru-paru bisa membuat seseorang tampak selalu sedih sepanjang hari. Kebetulan, serangan asma dan radang tenggorokan cenderung juga lebih sering terjadi dalam suasana duka, sementara batuk rejan lebih sering dialami orang yang hidupnya menderita.

5.   Takut
Jika bukan karena sifatnya yang memang penakut, seseorang yang selalu ketakutan mungkin punya masalah dengan ginjal. Kemungkinan lainnya adalah tekanan berlebih pada tulang punggung bagian bawah, infeksi saluran kencing atau gangguan fungsi seksual.

6.   Marah
Ilmu pengobatan China mengenal energi Qi, yang jika mengalami peningkatan secara berlebih dampaknya bisa membuat seseorang jari lebih pemarah. Peningkatan energi Qi juga berhubungan dengan munculnya masalah pada hati, serta berbagai gejala seperti sakit kepala, pusing dan mata merah.


Sumber: detikhealth.com
thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^ thanks for coming to my blog, hope you enjoy it ^_^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...